
A preview of the week ahead says markets are waiting on Trump's remarks on the trade war and Powell's congressional testimony. Trump had said on Friday he had not agreed to China's requested tariff rollbacks, and WTI and Brent saw their largest intraday swings in a month.
Uncertainty over the US-China phase one deal affects agricultural export expectations and crude prices that feed into biofuel economics. The outcome of the trade talks remains unclear.
Setelah 12 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median -2,2% selama 5 sesi (33% lebih tinggi; separuh tengah -3,6% sampai +0,9%), dan +1,2% selama 20 sesi.
Setelah 12 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median +2,3% selama 5 sesi (75% lebih tinggi; separuh tengah +0,2% sampai +4,6%), dan +4,7% selama 20 sesi.
Setelah 250 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,6%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Setelah 480 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Jagung bergerak median +0,2% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,6%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.