
Wheat and corn futures fell on Covid concerns, while soybeans rose on dryness in South America. Argentina capped 2021-22 corn exports at 41.6 million tonnes and wheat exports at 12.5 million tonnes to curb domestic shortages and food inflation.
Argentina is the second-largest corn exporter and a key wheat supplier, so export caps tighten global availability and support corn and wheat prices, while dry South American weather supports soybeans.
Setelah 318 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,1% selama 5 sesi (48% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,5%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Setelah 182 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,1% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,9% sampai +1,4%), dan -0,3% selama 20 sesi.
Setelah 356 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,1% selama 5 sesi (53% lebih tinggi; separuh tengah -1,2% sampai +2,3%), dan -0,9% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.