
The USDA announced a $12 billion three-part aid plan funded through the Commodity Credit Corporation for soybean, corn, wheat, dairy and hog producers. The plan also includes surplus purchases for food programs and funding for developing new export markets.
Direct payments and surplus buying cushion farm income and support domestic prices, but do not restore lost export demand from tariffs.
Setelah 318 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,1% selama 5 sesi (48% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,5%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Setelah 356 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,1% selama 5 sesi (53% lebih tinggi; separuh tengah -1,2% sampai +2,3%), dan -0,9% selama 20 sesi.
Setelah 182 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,1% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,9% sampai +1,4%), dan -0,3% selama 20 sesi.
Setelah 37 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Babi Hidup (Lean Hogs) bergerak median +0,0% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -2,8% sampai +0,9%), dan +0,2% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.