
The dollar fell in Asia on February 1 after the Trump administration accused Germany and Japan of devaluing currencies for trade advantage. Trump's trade adviser called the euro grossly undervalued and said a proposed US-EU trade deal was dead.
The dollar index ended January down 2.6%, its worst January in three decades.
A sharply weaker dollar and rising trade-policy tension can support US commodity prices in dollar terms, while threats to trade deals add uncertainty for export flows.
Setelah 39 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median -0,4% selama 5 sesi (26% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +0,0%), dan -0,8% selama 20 sesi.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 12 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Euro (USD per EUR) bergerak median +0,3% selama 5 sesi (58% lebih tinggi; separuh tengah -0,6% sampai +0,9%), dan +1,0% selama 20 sesi.
Setelah 250 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,6%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.