
The FAO Food Price Index fell 1 percent in January 2024 to an average of 118 points, led by lower wheat and maize prices. Rice prices rose 1.2 percent on strong demand for Thai and Pakistani Indica rice and purchases by Indonesia.
Falling global wheat and maize export prices reflect larger supplies and harvest arrivals, while firmer rice demand supports rice prices.
Setelah 1.102 peristiwa laporan bearish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -1,8% sampai +1,3%), dan +0,0% selama 20 sesi.
Setelah 1.006 peristiwa laporan bearish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +1,8%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 88 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Gabah bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,5% sampai +2,1%), dan +2,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.