
The yuan slipped slightly against the dollar as COVID cases escalated in Guangzhou and other major cities, which Reuters described as the city's worst flare-up. Unexpectedly weak trade data added to the pressure, offsetting optimism about eventual reopening.
Rising COVID restrictions hurt Chinese manufacturing and feed demand, and a softer yuan raises the local cost of dollar-priced grain and meal imports.
Setelah 487 peristiwa bullish dari jenis apa pun sebelumnya, Yuan Tiongkok (CNY per USD) bergerak median +0,1% selama 5 sesi (56% lebih tinggi; separuh tengah -0,3% sampai +0,6%), dan +0,1% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.