The Malaysian Palm Oil Council raised its 2020 price outlook to a high of RM2,994 per tonne from RM2,594 previously, saying current prices already exceed its earlier forecast. MPOC expects Malaysian output of 19.6 million tonnes in 2020.
The forecast depends on Malaysia and Indonesia implementing biodiesel mandates and lower European oilseed output.
An upgraded industry price outlook tied to biodiesel mandates and weaker European oilseeds supports palm and competing oils used in feed.
Setelah 548 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Minyak Sawit bergerak median +0,4% selama 5 sesi (61% lebih tinggi; separuh tengah -0,7% sampai +2,1%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 842 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Minyak Kedelai bergerak median +0,2% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +2,1%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.