A PIIE analysis says China has reached only 53% of its Phase 1 purchase target through September 2020, and Chinese imports of US goods are below pre-trade-war levels. Some US exports, including pork, accelerated in 2020.
Shortfall against the purchase commitment raises doubt about sustained Chinese demand for US farm products, a modest bearish risk for US soy and corn.
Setelah 803 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,7%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 683 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,6%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 28 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Babi Hidup (Lean Hogs) bergerak median -0,4% selama 5 sesi (46% lebih tinggi; separuh tengah -2,2% sampai +0,7%), dan -0,3% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.