
The FAO World Food Price Index averaged 135.7 points in November 2022, with cereals at 150.4 points, down 1.3% monthly. International wheat fell 2.8% and maize fell 1.7% after Russia's return to the Black Sea Grain Initiative, while vegetable oils rose 2.3%.
Lower wheat and maize benchmarks ease feed grain costs, while firmer vegetable oil prices support rising costs for oilseed-based feed ingredients.
Setelah 1.006 peristiwa laporan bearish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +1,8%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 1.102 peristiwa laporan bearish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -1,8% sampai +1,3%), dan +0,0% selama 20 sesi.
Setelah 149 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Minyak Sawit bergerak median +0,5% selama 5 sesi (57% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,8%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 296 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Minyak Kedelai bergerak median -0,0% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -1,8% sampai +2,0%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.