S&P Global expects India to keep export curbs on rice until the October harvest and on wheat until March 2025, citing persistent food inflation. Lower import duties on vegetable oils have been extended until 2025.
Expected extended Indian curbs on rice and wheat keep major exporters' supply restricted, supporting global grain prices, while lower vegetable oil import duties could raise Indian demand for palm and soy oil.
Setelah 168 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Gabah bergerak median +0,8% selama 5 sesi (57% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +2,1%), dan -0,4% selama 20 sesi.
Setelah 182 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,1% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,9% sampai +1,4%), dan -0,3% selama 20 sesi.
Setelah 548 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Minyak Sawit bergerak median +0,4% selama 5 sesi (61% lebih tinggi; separuh tengah -0,7% sampai +2,1%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 842 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Minyak Kedelai bergerak median +0,2% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +2,1%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.