
RBC reports that China's 100% tariff on Canadian canola oil and meal is stressing farmers, who are freezing investments. The Canadian Canola Growers Association warns that China could next target canola seed, Canada's largest canola export segment to China.
A possible extension of China's tariffs to canola seed would remove a major export outlet and pressure Canadian canola prices. Meal demand from China is at risk, which could weigh on canola meal and support competing soymeal.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 480 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Jagung bergerak median +0,2% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,6%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Setelah 342 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median +0,1% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +2,6%), dan +0,6% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.