
RFD-TV discusses the US-India trade relationship, tariff rollbacks, and Middle East shipping disruptions affecting fertilizer movement. It also summarizes the April WASDE, which made few changes to US corn and soybean supply but raised the wheat stocks outlook.
Trade engagement with India and tariff relief could shift export demand over time, while fertilizer shipping disruption keeps input costs elevated.
Setelah 206 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,1% selama 5 sesi (53% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +1,6%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Setelah 1.982 peristiwa perdagangan sebelumnya, Jagung bergerak median +0,1% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +1,6%), dan +0,4% selama 20 sesi.
Setelah 250 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,6%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Setelah 283 peristiwa perdagangan sebelumnya, Urea bergerak median -0,4% selama 5 sesi (45% lebih tinggi; separuh tengah -2,2% sampai +1,9%), dan +0,1% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.