A CME Group research article examines how U.S. tariffs and retaliation are affecting agriculture, arguing soybeans face much greater risk than corn. It expects corn to regain acreage leadership in 2019 and says Brazil and Argentina will benefit most from trade retaliation.
The analysis points to sustained pressure on U.S. soybean prices and export demand, supporting a bearish outlook for soybeans relative to corn and a shift of trade flows toward South America.
Setelah 803 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,7%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 729 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,4% selama 5 sesi (56% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,8%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.