
China imported a record 111.83 million metric tons of soybeans in 2025, up 6.5% from a year earlier, driven by South American purchases. December arrivals rose 1.3% year on year to 8.04 million tons.
Customs clearance delays slowed some flows and prompted some crushers to curb operations.
Record Chinese demand supports global soybean prices, but reliance on Brazil and Argentina tilts the market away from US beans.
Setelah 747 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,3% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +2,1%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 250 peristiwa laporan netral sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,1% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +1,7%), dan +0,4% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.