
China imported 1.11 million tons of US soybeans in July 2026, up 164% year on year, while Brazilian shipments fell 5.9%. Year-to-date US imports remain down 38% at 10.29 million tons, and total Chinese soybean imports rose 0.9%.
The July rebound in US arrivals is a sign of recovering export demand, but year-to-date shortfalls and continued Brazilian dominance limit the price impact. Chinese customs data confirm trade flow shifts.
Setelah 747 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,3% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +2,1%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 250 peristiwa laporan netral sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,1% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +1,7%), dan +0,4% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.