
China postponed its decision on removing the prohibitive tariff on Australian barley by one month, to August 11, after requesting more input from interested parties. South Australian new-crop barley held steady at A$300/t.
Russia's exit from the Black Sea grain corridor and attacks on Ukrainian grain warehouses and Danube ports also support prices, while US corn futures had fallen sharply from June highs before rebounding.
Delay in Chinese tariff relief keeps Australian barley export demand uncertain, while Black Sea disruption and weather support global feed grain prices.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 729 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,4% selama 5 sesi (56% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,8%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Setelah 431 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +2,1%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.