
CBOT soybean futures fell on profit-taking after six days of gains, despite USDA reporting Chinese purchases of 585,000 tonnes of U.S. soybeans. Wheat and corn also declined on technical selling, and traders noted an approaching December 15 U.S. tariff deadline on Chinese goods.
Chinese buying supports soybean demand, but uncertainty over the trade deal and African swine fever weakening Chinese feed demand limit upside for soybeans and meal.
Setelah 803 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,7%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 224 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,2% selama 5 sesi (43% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,2%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Setelah 123 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Babi Hidup (Lean Hogs) bergerak median -0,4% selama 5 sesi (43% lebih tinggi; separuh tengah -2,9% sampai +2,0%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.