
CME grain futures sold off sharply on Feb. 25, 2022, with May wheat down 75 cents to $8.59, May corn down 34 cents to $6.55, and May soybeans down 69 cents to $15.84.
Soymeal and soyoil also declined, and crude oil and equities moved lower and higher respectively.
Profit-taking after the Russia-Ukraine war spike pushed grain and oilseed prices down sharply, with soyoil weakness linked to vegetable oil markets. Feed buyers should watch whether the war premium continues to unwind or re-emerges.
Setelah 80 peristiwa geopolitik bearish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median -0,4% selama 5 sesi (44% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,9%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Setelah 87 peristiwa geopolitik bearish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,1% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,5% sampai +2,1%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 53 peristiwa geopolitik bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median -0,3% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -1,9% sampai +1,2%), dan +1,0% selama 20 sesi.
Setelah 17 peristiwa geopolitik bearish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,1% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -2,4% sampai +1,9%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.