
FAO memperingatkan bahwa penyakit hewan lintas batas, termasuk demam babi Afrika, influenza burung, penyakit mulut dan kuku, serta penyakit ulat sekrup Dunia Baru, menyebar ke berbagai kawasan. FAO menyerukan penguatan surveilans, deteksi lebih dini, berbagi informasi, dan kerja sama internasional untuk meningkatkan pencegahan dan respons.
Wabah penyakit dapat mengganggu produksi peternakan dan perdagangan, menimbulkan ketidakpastian pasokan, serta berpotensi menekan harga di pasar produk hewani yang terdampak. Artikel ini tidak menyebutkan wabah tertentu atau dampak terhadap pasar komoditas tertentu.
Setelah 615 peristiwa penyakit sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,2% selama 5 sesi (46% lebih tinggi; separuh tengah -1,8% sampai +1,8%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Setelah 177 peristiwa penyakit bullish sebelumnya, Babi Hidup (Lean Hogs) bergerak median +0,2% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,8% sampai +2,7%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 22 peristiwa penyakit bullish sebelumnya, Susu (Class III) bergerak median -0,0% selama 5 sesi (45% lebih tinggi; separuh tengah -0,9% sampai +0,5%), dan -2,8% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.