
The US launched a new WTO trade enforcement challenge against China's administration of tariff-rate quotas for rice, wheat and corn. USTR also advanced a dispute over China's excessive domestic support for these grains.
Successful enforcement could open Chinese TRQ access for US rice, wheat and corn, supporting US export demand and prices, though outcomes take years and the effect is mainly on sentiment now.
Setelah 431 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +2,1%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Setelah 729 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,4% selama 5 sesi (56% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,8%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Setelah 189 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Gabah bergerak median +0,2% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +2,4%), dan +1,0% selama 20 sesi.
Setelah 102 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Gandum (HRW) bergerak median 0,0% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -2,0% sampai +3,5%), dan -1,4% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.