
AFBF economist John Newton reports that CBO projects ARC-CO assistance falling by 63% for corn, 12% for soybeans and 7% for wheat by fiscal 2019 from 2015 levels. More than 80% of counties with those crops may see lower ARC-CO revenue guarantees for the 2018/19 crop year.
Lower projected safety-net payments mean farmers may face weaker income support if prices stay low, which could influence acreage and marketing decisions over time, with limited immediate price effect.
Setelah 24 peristiwa kebijakan bearish sebelumnya, Sapi Bakalan bergerak median +0,3% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -3,3% sampai +1,2%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Setelah 137 peristiwa kebijakan netral sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median -0,4% selama 5 sesi (43% lebih tinggi; separuh tengah -1,9% sampai +1,2%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 30 peristiwa kebijakan bearish sebelumnya, Sapi Hidup bergerak median -0,8% selama 5 sesi (43% lebih tinggi; separuh tengah -2,0% sampai +1,1%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 439 peristiwa kebijakan netral sebelumnya, Jagung bergerak median +0,1% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +1,2%), dan +1,1% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.