
Weekly grain moves were driven by weather, currency and harvest pressure: canola fell 1.4%, corn rose 0.35% and soybeans rose 1.25%. The Bank of Canada raised its rate to 1%, lifting the Canadian dollar above 82.6 US cents, while the Brazilian real gained nearly 10% against the dollar over two months.
A firmer Brazilian real is slowing Brazilian producer selling, which tends to support export prices for soy and corn, while a stronger loonie weighs on Canadian canola values.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 123 peristiwa makro bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,3% selama 5 sesi (60% lebih tinggi; separuh tengah -1,0% sampai +1,8%), dan -0,4% selama 20 sesi.
Setelah 151 peristiwa makro bullish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,2% selama 5 sesi (57% lebih tinggi; separuh tengah -0,9% sampai +1,4%), dan -0,3% selama 20 sesi.
Setelah 301 peristiwa makro bullish sebelumnya, Real Brasil (BRL per USD) bergerak median +0,4% selama 5 sesi (57% lebih tinggi; separuh tengah -1,2% sampai +1,7%), dan +1,0% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.