The US International Trade Commission determined on 21 December that Argentine and Indonesian biodiesel imports had materially damaged the US biodiesel industry, effectively shutting those imports out. Canadian canola futures rose to a two-month high as demand for Canadian canola increased, and crush margins widened.
Duties on Argentine and Indonesian biodiesel shift demand toward Canadian canola and soybean oil, supporting canola prices and crush margins. Higher canola crush also increases canola meal supply, which weighs on meal prices.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 224 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Minyak Kedelai bergerak median +0,4% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,5% sampai +2,1%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Setelah 133 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Minyak Sawit bergerak median +0,7% selama 5 sesi (64% lebih tinggi; separuh tengah -0,8% sampai +2,3%), dan +1,7% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.