Tariff news and a favorable WASDE drove a sharp soybean rally on May 12, with futures up $0.20-$0.25. The US and China agreed a 90-day tariff reduction, with China cutting its tariff on US imports to 10% from 125%.
Corn has moved little in May and both corn and soybeans have entered the weather market phase.
Lower tariffs reopen China to US soybeans, supporting soybean demand and prices, while corn and soy now depend on weather as the main price driver.
Setelah 696 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,3% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +1,9%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Setelah 480 peristiwa perdagangan netral sebelumnya, Jagung bergerak median +0,2% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,6%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.