
EIA's September Short-Term Energy Outlook expects Brent to average $73 per barrel in 2018 and $74 in 2019, with WTI about $6 lower. US crude output is forecast at 10.7 million b/d in 2018 and 11.5 million in 2019.
Dry gas production is forecast at a record 81.0 Bcf/d in 2018, up 7.4 Bcf/d from 2017.
Rising US oil and gas output adds supply that caps crude and gas prices. Brent is forecast to stay in a stable $72 to $76 range, so the outlook implies no major price shock.
Setelah 41 peristiwa laporan netral sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median -1,4% selama 5 sesi (41% lebih tinggi; separuh tengah -4,0% sampai +1,9%), dan +1,8% selama 20 sesi.
Setelah 56 peristiwa laporan netral sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -2,7% sampai +2,5%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 62 peristiwa laporan bearish sebelumnya, Gas Alam bergerak median -3,0% selama 5 sesi (42% lebih tinggi; separuh tengah -7,6% sampai +4,6%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.