
Global milk output growth moderated into July, reflecting drought and heatwaves in Europe, slightly weaker US growth, and lower Australian production. New Zealand output rose 4.5%, and the latest GDT auction fell an average of 1.3%.
Weather-driven European and Australian supply shortfalls support firmer dairy prices, while Oceanian price easing signals softer global export values.
Setelah 42 peristiwa cuaca sebelumnya, Susu (Class III) bergerak median +0,2% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -0,9% sampai +2,5%), dan +2,0% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.