
Corn futures gained after the WASDE report, with USDA estimating corn at 14.78 billion bushels on a 180.7 bpa yield. Soybean crop estimate of 4.69 billion bushels was unchanged, and USDA raised corn exports by 75 million bushels to 2.475 billion.
A higher corn export forecast tightens domestic corn supply, supporting feed grain prices. Rising interest rates and equity selling added macro pressure on markets.
Setelah 1.040 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,5% selama 5 sesi (62% lebih tinggi; separuh tengah -0,9% sampai +2,0%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 563 peristiwa laporan netral sebelumnya, Kedelai bergerak median -0,1% selama 5 sesi (48% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,6%), dan -0,1% selama 20 sesi.
Setelah 53 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median +0,1% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -0,4% sampai +0,5%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.