An analysis argues soybean oil prices have often led crude oil moves because vegetable oil markets are small and sensitive to shifts in crude. The key link is biofuel mandates in 64 countries, where refiners buy more or less vegetable oil depending on crude supply and demand.
Biofuel-linked demand means crude price swings transmit to vegetable oil and soymeal-linked oilseed prices, so feed buyers should watch crude as a leading indicator.
Setelah 102 peristiwa makro netral sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median -0,1% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -3,3% sampai +2,5%), dan +1,8% selama 20 sesi.
Setelah 75 peristiwa makro sebelumnya, Minyak Kedelai bergerak median -1,0% selama 5 sesi (39% lebih tinggi; separuh tengah -2,7% sampai +1,7%), dan -1,9% selama 20 sesi.
Setelah 86 peristiwa makro netral sebelumnya, Minyak Sawit bergerak median +0,3% selama 5 sesi (56% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +2,0%), dan +1,0% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.