
Grain futures moved mixed after USDA released its delayed February reports, which showed smaller corn and soybean crops. Corn usage fell 165 million bushels, and 2018/19 corn ending stocks dropped 46 million bushels to 1.735 billion.
Traders were also watching renewed U.S.-China trade talks.
Smaller crops are offset by weaker demand, so the net effect on feed grain prices is limited. Trade talks with China are a key swing factor for soybean demand.
Setelah 770 peristiwa laporan netral sebelumnya, Jagung bergerak median +0,2% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,6%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Setelah 563 peristiwa laporan netral sebelumnya, Kedelai bergerak median -0,1% selama 5 sesi (48% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,6%), dan -0,1% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.