A USDA GAIN report dated March 22 says China's oilseed demand will keep growing despite African swine fever, as chicken, beef and aquaculture demand rises. USDA projects China's 2019-20 soybean production at 16.4 million tonnes, up 4%, and says China will keep relying on imports from Brazil, the US, Argentina and Canada.
Continued Chinese oilseed import reliance supports soybean and meal demand, partly offsetting ASF-driven feed declines and limiting downside in oilseed prices.
Setelah 747 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,3% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +2,1%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 414 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,1% selama 5 sesi (48% lebih tinggi; separuh tengah -2,1% sampai +2,3%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.