
Gregg Doud, the chief agriculture negotiator for the US Trade Representative, said China is unwilling to open its corn, rice and wheat markets to freer imports. He said Chinese subsidies to domestic corn and rice growers unfairly limit imports.
Continued Chinese resistance to opening grain markets limits prospects for expanded US grain exports, keeping demand expectations subdued.
Setelah 683 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,6%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 375 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -2,0% sampai +1,1%), dan -0,1% selama 20 sesi.
Setelah 141 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Gabah bergerak median +0,6% selama 5 sesi (57% lebih tinggi; separuh tengah -2,3% sampai +2,4%), dan -0,6% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.