
Saudi Energy Minister Khalid al-Falih recommended gently reducing oil inventories while saying global supply was plentiful. He said OPEC would wait for more data at its late-June meeting before deciding on output.
He pointed to a US-China trade dispute as one reason the outlook was unclear.
Signals that OPEC will not act hastily leave crude prices reliant on trade-war demand concerns, keeping energy input costs range-bound.
Setelah 187 peristiwa kebijakan netral sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median -0,1% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -4,0% sampai +3,5%), dan +0,1% selama 20 sesi.
Setelah 175 peristiwa kebijakan netral sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median -0,9% selama 5 sesi (45% lebih tinggi; separuh tengah -3,6% sampai +3,0%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.