
A WTO dispute panel report circulated April 18, 2019 found China failed to administer its tariff rate quotas for corn, rice and wheat in a way that ensures each quota can be filled. The panel recommended China bring its measures into conformity.
The ruling supports fuller access for U.S. corn, rice and wheat into China's quotas, but its effect on trade flows is slow and uncertain while the broader trade dispute continues.
Setelah 439 peristiwa kebijakan netral sebelumnya, Jagung bergerak median +0,1% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +1,2%), dan +1,1% selama 20 sesi.
Setelah 137 peristiwa kebijakan netral sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median -0,4% selama 5 sesi (43% lebih tinggi; separuh tengah -1,9% sampai +1,2%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 100 peristiwa kebijakan netral sebelumnya, Gabah bergerak median +0,0% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -2,6% sampai +2,3%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.