
Farm Progress reports that floods, tornadoes and wet planting across the Corn Belt in 2019 are raising lender concerns, with floodwaters eroding farmland and damaging stored grain. Ad hoc trade and USDA disaster assistance is described as helping farmers manage low prices and tariff disputes.
Flood-related acreage losses and planting delays reduce expected Corn Belt supplies, which is supportive for corn and soybean prices, while aid helps farmers keep holding grain.
Setelah 1.465 peristiwa cuaca bullish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,2% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,9%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 1.079 peristiwa cuaca bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,3% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +2,0%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.