
The BIS reviews how trade tensions and monetary policy drove risky asset prices from May through August 2019. Central banks in advanced and emerging economies eased policy to offset weakening growth.
The renminbi fell to multi-year lows against the dollar during the August escalation.
Renminbi weakness and trade-driven sell-offs reduce Chinese import demand expectations and pressure export-oriented economies. This can weigh on commodity demand and currency-linked feed prices.
Setelah 398 peristiwa makro bullish sebelumnya, Yuan Tiongkok (CNY per USD) bergerak median +0,0% selama 5 sesi (56% lebih tinggi; separuh tengah -0,3% sampai +0,5%), dan +0,0% selama 20 sesi.
Setelah 359 peristiwa makro netral sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median -0,0% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -0,4% sampai +0,4%), dan -0,1% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.