
Wheat futures fell 15 to 35 cents on prospects of easing Russia-Ukraine tensions that could resume Black Sea grain shipments. Corn and soybeans were lower or steady, and USDA reported a daily sale of 159,000 MT of corn to Mexico.
Hopes of Black Sea shipments resuming would ease wheat supply concerns and pressure feed grain prices, though ongoing war keeps the market sensitive to headlines.
Setelah 80 peristiwa geopolitik bearish sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median -0,4% selama 5 sesi (44% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,9%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Setelah 20 peristiwa geopolitik netral sebelumnya, Kedelai bergerak median -0,6% selama 5 sesi (45% lebih tinggi; separuh tengah -2,2% sampai +1,5%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 87 peristiwa geopolitik bearish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,1% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,5% sampai +2,1%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Setelah 12 peristiwa geopolitik bearish sebelumnya, Minyak Sawit bergerak median -4,5% selama 5 sesi (17% lebih tinggi; separuh tengah -5,9% sampai -2,3%), dan -6,2% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.