African swine fever decimated China's swine herd in 2019, with inventories down over 40 percent and pork output down over 30 percent in late 2019. Chinese pork prices surged, creating export opportunities for US pork despite retaliatory tariffs.
Sharply lower Chinese hog supply sustains import demand for pork and feed ingredients, supporting US hog prices and grain and meal demand.
Setelah 177 peristiwa penyakit bullish sebelumnya, Babi Hidup (Lean Hogs) bergerak median +0,2% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,8% sampai +2,7%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 56 peristiwa penyakit bullish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,1% selama 5 sesi (48% lebih tinggi; separuh tengah -1,5% sampai +1,6%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 67 peristiwa penyakit bullish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,2% selama 5 sesi (46% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,9%), dan +0,4% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.