
Argentina's grain trade has nearly stalled because exporters expect the government to raise oilseed export taxes from 30% to 33% to address its fiscal deficit. The Ministry of Agriculture suspended agricultural export registrations on February 26, and buyers are not bidding in the Rosario market.
Higher Argentine export taxes and frozen sales shift export flows toward other origins, supporting soy and meal prices while pressuring Rosario domestic farm prices.
Setelah 356 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,1% selama 5 sesi (53% lebih tinggi; separuh tengah -1,2% sampai +2,3%), dan -0,9% selama 20 sesi.
Setelah 172 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -1,5% sampai +1,7%), dan -0,8% selama 20 sesi.
Setelah 842 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Minyak Kedelai bergerak median +0,2% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +2,1%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Setelah 318 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median -0,1% selama 5 sesi (48% lebih tinggi; separuh tengah -1,4% sampai +1,5%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.