
Rabobank's Q2 2020 poultry report expects poultry to gain relative to other proteins due to affordability, with more at-home consumption. It flags labor, logistics and feed-ingredient supply disruptions as headwinds, and ASF continuing to drive Asian import demand.
Expected stronger poultry demand supports feed grain and meal use over coming months, while input disruptions could tighten feed ingredient supplies.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 1.040 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,5% selama 5 sesi (62% lebih tinggi; separuh tengah -0,9% sampai +2,0%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 414 peristiwa laporan bullish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,1% selama 5 sesi (48% lebih tinggi; separuh tengah -2,1% sampai +2,3%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.