
OPEC member states recommended an additional 1.5 million bpd cut in total OPEC and non-OPEC output, to run until June 30, 2020. OPEC also cut its 2020 global oil demand growth forecast to 0.48 million bpd from 1.1 million bpd.
The recommended cut aims to counter a supply glut created by weaker demand, supporting crude prices if members comply. The lower demand forecast signals that the market remains under pressure.
Setelah 442 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median +1,4% selama 5 sesi (60% lebih tinggi; separuh tengah -2,0% sampai +4,9%), dan +2,1% selama 20 sesi.
Setelah 438 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median +0,9% selama 5 sesi (61% lebih tinggi; separuh tengah -2,2% sampai +4,6%), dan +2,0% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.