
The yuan rose on June 19 after Bloomberg reported Beijing would speed up purchases of US farm goods following high-level talks in Hawaii. The onshore yuan ended 0.15% higher at 7.0780 per dollar.
Faster Chinese buying of US agricultural products supports US grain and soybean export demand and prices, while the currency move reflects that improved trade sentiment.
Setelah 696 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,3% selama 5 sesi (54% lebih tinggi; separuh tengah -1,3% sampai +1,9%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Setelah 729 peristiwa perdagangan bullish sebelumnya, Jagung bergerak median +0,4% selama 5 sesi (56% lebih tinggi; separuh tengah -1,1% sampai +1,8%), dan +0,5% selama 20 sesi.
Setelah 22 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Yuan Tiongkok (CNY per USD) bergerak median -0,1% selama 5 sesi (41% lebih tinggi; separuh tengah -0,7% sampai +0,3%), dan -0,3% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.