
The baht opened at 31.26 per dollar on October 29, weakening from 31.18. Risk-off sentiment followed new European lockdowns, with the S&P 500 down 3.5% and WTI crude down 5.6% in one day.
Lockdown-driven oil demand fears weigh on energy and commodity-linked currencies, and a stronger dollar tends to pressure dollar-priced grain and oilseed values.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 565 peristiwa makro bearish sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median -1,4% selama 5 sesi (41% lebih tinggi; separuh tengah -5,9% sampai +3,0%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Setelah 2.356 peristiwa makro bullish sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median +0,2% selama 5 sesi (60% lebih tinggi; separuh tengah -0,3% sampai +0,7%), dan +0,4% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.