
Sterling gained against the euro and other currencies on reports that Brexit negotiators had resolved some major disagreements. The dollar strengthened broadly as new European lockdowns hit markets.
Progress on Brexit supports sterling, while risk-off dollar strength from lockdowns works against non-dollar currencies and dollar-priced commodity demand in Europe.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 15 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median +0,2% selama 5 sesi (53% lebih tinggi; separuh tengah -0,4% sampai +0,4%), dan +1,0% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.