
OPEC+ prepared for its annual virtual meeting on December 1 amid lockdowns and renewed Asian crude demand. Libya has resumed exports, raising output to about 1.25 million bpd, and Iran and Venezuela barrels may return.
Possible returning supply from Libya, Iran and Venezuela could cap crude gains, while cuts extension would support prices.
Setelah 63 peristiwa geopolitik netral sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median -0,5% selama 5 sesi (44% lebih tinggi; separuh tengah -4,4% sampai +2,6%), dan -2,7% selama 20 sesi.
Setelah 60 peristiwa geopolitik netral sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median -0,9% selama 5 sesi (43% lebih tinggi; separuh tengah -4,7% sampai +2,3%), dan -1,9% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.