S&P Global reported that US refiners are converting idle refining capacity to renewable diesel, supported by federal incentives and California low-carbon rules. It estimated about 1 million b/d of North American refining capacity will close.
Renewable diesel conversions increase demand for soybean oil, tallow and used cooking oil as feedstocks. This supports vegetable oil prices, while the capacity cuts tighten hydrocarbon refining margins.
Setelah 842 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, Minyak Kedelai bergerak median +0,2% selama 5 sesi (52% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +2,1%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Setelah 187 peristiwa kebijakan netral sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median -0,1% selama 5 sesi (49% lebih tinggi; separuh tengah -4,0% sampai +3,5%), dan +0,1% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.