
Chinese buyers are holding back on soybean purchases ahead of a Trump-Xi summit, with near-term shipment buying stalled. Crushers in China face losses of about 180 yuan per ton for December delivery, and Brazil-origin margins for November-January shipment are also poor.
Importers have already bought record South American volumes.
Reduced Chinese buying of US soybeans and weak crush margins limit demand, though a possible trade deal could revive US export sales. Price direction depends on whether the summit yields a purchase agreement.
Setelah 803 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median +0,0% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,7%), dan +0,9% selama 20 sesi.
Setelah 384 peristiwa perdagangan bearish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,2% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -1,7% sampai +1,6%), dan -0,5% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.