
Andhra Pradesh is facing an acute DAP fertilizer shortage that threatens kharif paddy cultivation across more than 1.2 million hectares. Companies have scaled back DAP production because government price controls and subsidies leave them unable to pass on international cost increases.
Domestic Indian DAP shortages signal tight phosphate availability, which could increase import demand and support global phosphate prices.
Setelah 151 peristiwa kebijakan bullish sebelumnya, DAP bergerak median +0,0% selama 5 sesi (50% lebih tinggi; separuh tengah -0,6% sampai +0,9%), dan +1,9% selama 20 sesi.
Setelah 100 peristiwa kebijakan netral sebelumnya, Gabah bergerak median +0,0% selama 5 sesi (51% lebih tinggi; separuh tengah -2,6% sampai +2,3%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.