
Brazil's soybean crop is forecast at a record 145 million tonnes after near-ideal weather during planting and growing. Local soybean prices are sliding, farmers are holding back sales, and Brazilian beans are priced below U.S. supplies.
A record Brazilian crop and cheaper origin prices weigh on global soybean and meal prices and lower the cost of feed protein for buyers, though drought risks in Rio Grande do Sul and Argentina remain a possible upside.
Setelah 363 peristiwa cuaca bearish sebelumnya, Kedelai bergerak median -0,6% selama 5 sesi (42% lebih tinggi; separuh tengah -2,5% sampai +1,1%), dan -0,2% selama 20 sesi.
Setelah 118 peristiwa cuaca bearish sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,8% selama 5 sesi (35% lebih tinggi; separuh tengah -3,2% sampai +0,4%), dan -1,6% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.