
The Canadian dollar fell to its weakest level since December against the U.S. dollar as Russia invaded Ukraine and investors sought safe-haven assets. Oil traded above $100 a barrel for the first time since 2014 before settling 0.8% higher at $92.81.
Canada also announced new sanctions against Russia targeting 62 individuals and entities.
Safe-haven dollar demand and sanctions-driven energy volatility are pushing the loonie lower while oil spikes, raising the cost of dollar-denominated feed imports for Canadian buyers.
Belum cukup peristiwa historis yang sebanding untuk analisis historis.
Setelah 626 peristiwa geopolitik bullish sebelumnya, Minyak Mentah (WTI) bergerak median +2,1% selama 5 sesi (62% lebih tinggi; separuh tengah -2,3% sampai +8,5%), dan +1,6% selama 20 sesi.
Setelah 656 peristiwa geopolitik bullish sebelumnya, Minyak Mentah (Brent) bergerak median +1,9% selama 5 sesi (63% lebih tinggi; separuh tengah -2,7% sampai +6,6%), dan +0,7% selama 20 sesi.
Setelah 89 peristiwa geopolitik bullish sebelumnya, Dolar AS (Luas) bergerak median +0,5% selama 5 sesi (74% lebih tinggi; separuh tengah -0,0% sampai +1,0%), dan +0,3% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.