
The European Commission's spring 2022 short-term outlook says the Russian invasion of Ukraine has disrupted global agricultural markets and added uncertainty to grain and oilseed supplies. EU cereal production is projected at 297.7 million tonnes for 2022, which could partly offset the expected loss of Ukrainian grain exports.
A large EU harvest and lower feed demand from reduced pig production could cushion the global shortfall from Ukraine, limiting upside in grain and feed prices. Affordability concerns remain high.
Setelah 38 peristiwa geopolitik netral sebelumnya, Gandum (SRW) bergerak median +0,1% selama 5 sesi (53% lebih tinggi; separuh tengah -1,6% sampai +1,5%), dan +0,8% selama 20 sesi.
Setelah 31 peristiwa geopolitik netral sebelumnya, Jagung bergerak median -0,3% selama 5 sesi (42% lebih tinggi; separuh tengah -2,3% sampai +1,1%), dan +0,2% selama 20 sesi.
Setelah 62 peristiwa geopolitik sebelumnya, Bungkil Kedelai bergerak median -0,1% selama 5 sesi (47% lebih tinggi; separuh tengah -2,4% sampai +3,0%), dan -0,4% selama 20 sesi.
Pergerakan benchmark setiap komoditas dari penutupan terakhir sebelum peristiwa. Pembacaan historis menggabungkan peristiwa serupa di masa lalu; itu menggambarkan apa yang terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Bukan nasihat investasi.